BTPN News - Tanggal 8 Mei 2006, Direktur Bisnis Bank BTPN, Gandhi G. Putra, melakukan kunjungan kerja di KC. Palembang. Pada kunjungan tersebut Direksi melakukan serangkaian kegiatanantara lain, Pertemuan dengan Wakil Gubernur Sumatera Selatan Dr. Mahyudin, pertemuan silaturahmi dengan Kacab PT. Taspen Persero, Bp. Hari Karyawan, Ka. Kanwil Posindo yang diwakili oleh Ka. Posindo Bp. Triono, yang berlangsung di ruang VIP hotel Horison.
Menindaklanjuti hasil rakerpim di Bogor dan upaya pencapaian target anggaran tahun 2006, Direksi mengharapkan adanya masukan-masukan serta adanya team work yang solid. Sejauh ini bank BTPN sebagai bank terbesar dalam pelayanan pensiun masih harus lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas.
Menindaklanjuti hasil rakerpim di Bogor dan upaya pencapaian target anggaran tahun 2006, Direksi mengharapkan adanya masukan-masukan serta adanya team work yang solid. Sejauh ini bank BTPN sebagai bank terbesar dalam pelayanan pensiun masih harus lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas.
Sebagai salah seorang putra daerah Sum-Sel, Bp. Gandhi sangat mengharapkan sekali KC. Palembang dapat tumbuh lebih besar dan sehat dengan memanfaatkan seluruh potensi dan peluang yang ada, khususnya dalam pelayanan pensiunan. Demikian harapan yang disampaikan saat pengarahan kepada staff, karyawan karyawati bank BTPN KC. Palembang.
Pada kesempatan tersebut disampaikan rencana-rencana Bank BTPN dalam rangkaIPO (Initial Public Offering), Rebrending atau pergantian logo serta kebijakandalam bidang SDM yang dalam waktu dekat akan mengadakan assasment bagi seluruh pejabatyang ada.
Kunjungan Direksi di KC. Palembang, disertai oleh Bp. Ramono Sukadis dan Bp. Endang Rosadi Kacab Bank BTPN Medan yang sekaligus merangkap sebagi Korwil wilayah Sumatera. Kacab. BTPN Palembang, Bp. P. Suharsono pada kesempatan tersebut memaparkan potensi pensiunan yang ada di wilayah Sumatera Selatan dan profil BTPN KC. Palembang. Selama tahun 2006 sampai dengan April, KC. Palembang telah menyalurkan kredit kepada pensiunan lebih kurang Rp. 20 milyar dan sampai dengan akhir Maret 2006 aset KC. Palembang telah mencapai Rp. 103 Milyar.

0 comments:
Post a Comment